Langsung ke konten utama

Postingan

Kehilangan

Hilang rasa kepercayaan Hilang rasa hormat Semua menjadi semu dan kelam Saat keadilan menjadi pilih kasih Saat kepedulian hilang tak lagi acuh Sungguh, Hilang rasa yang dulu ditanam Benar, Ketidak Adilan itu dapat kurasakan Semua terjadi seperti yang kau mau Benar, ketidak pedulian itu dapat ku enyam Semua terjadi seperti yang kau inginkan Pilu, getir, remuk redam, mengurut dada Atas rasa kecewa yang teramat dalam bak air yang kandas ditengah gurun Semua bercampur menjadi satu di relung yang terdalam Tiada yang bisa menjadi penawar kegetiran dan kepiluan Seribu menit kuterdiam, ku terkaku dalam kesendirian akhirnya, Saat bersimpuh.. aku tersadar, Dialah satu satunya penawar Saat mengadah.. Aku tertegun Dialah satu satunya pengijabah semua doa

Terkepung di kumpulan sajakmu

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Aku terkepung disetiap sajak yang kau buat Aku ingin keluar tapi hati dan langkah telah terborgol lebih dulu Sajak yang kau cipta ku tahu itu untuk Dia bukan dia Kau hadirkan Dia disetiap sajakmu Itu yang membuat ku nyaman berada diantara semua kumpulan sajakmu Semua sajak sangat terlihat mempesona jika ada Dia Dia ada tak hanya di sajakmu Aku temukan Dia disetiap aktifitas mu Bahkan ahli sejarah pun mencatat kedekatanmu dengan Dia Itu yang membuatku ku yakin akan setiap sajak yang kau cipta Bagiku, di tangan dai yang pengagum sastra Pengungkapan cinta kepadaNya jauh lebih nikmat dan menyentuh Layaknya mengelus sutera Sajak yang kau gores bisa mencairkan yang beku Melembutkan yang keras, menguatkan yang lemah Menyatukan yang terbelah, dan mengingatNya yang mungkin terlupa Bait bait yang kau hantarkan menjadi alaram manis bagi pencinta sajak untuk mengingatNya. Ajarkan aku untuk membuat sajak inda...

Sikap kritis dibayar anarkis

KAMMI adalah wadah para pemimpin yang lahir dari kepalan tangan mahasiswa, ide para kaum intelek yang sangat peduli terhadap kebijakan pemerintah. Berfikir kritis tapi tidak anarkis. KAMMI memiliki mimpi yang besar demi terciptanya khoiru ummah. Dengan dakwah, KAMMI mengenalkan Islam secara dasar. Hingga semua lapisan masyarakat muslim paham tentang Islam. Dan berkomitmen untuk menjadi Muslim sejati. Sebagaimana Rasulullah yang menyampaikan dakwah secara lembut dan berakhlak.  Begitulah cara KAMMI menyampaikan kebenaran yang telah termaktub dalam firman Allah, Al-Quranul Karim. KAMMI tak hanya bergerak dibidang dakwah, justru karena ia lahir dari seruan seruan mahasiswa yg kritis, KAMMI sangat peduli dengan nada-nada pemerintahan. pemerintahan yang mampu mengarensemen sedemikian rupa hingga terbentuk irama yang melalaikan rakyat. Hingga rakyat tak sadar, kemerdekaan hanya tinggal kata dan nama. Gejolak jiwa para kader KAMMI terus membara bak api yang yang menyala. Menyala, untu...

ISLAM TIDAK MELARANG PERPOLITIKAN

Telah dilaksanakan   Dauroh Siyasih di kampus UISU pada tanggal 24-25 Desember 2016, pukul 08.00-18.00 WIB yang diadakan oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Muslim Nusantara (UMN) AL-WASHLIYA H MEDAN. Acara tersebut diadakan untuk menciptakan generasi kader yang tanggap dan cerdas dalam menghadapi problematika sosial politik. adapun acara tersebut diisi oleh pemateri-pemateri yang sudah berpengalaman dalam dunia perorganisasian. ada enam materi yang dipaparkan dengan pemateri yang berbeda-beda yaitu ; 1.       Pengantar Ilmu Politik dibawakan oleh sigit hendro mujiono 2.       Mahasiwa Kampus dan perubahan sosial dibawakan oleh ajuan ritonga, SP, M. Si 3.       Peta Politik Kampus dibawakan oleh septian cahyadi Hsb 4.         Managemen Isu dan Opini dibawakan oleh ustad taufik nasution 5.       Tehnik Lobi Dan...

hati

jadilah hati yang mudah untuk menerima sebuah kebaikan  bukan sebaliknya.  hati adalah segumpal daging yang tak terlalu besar,  namun dampaknya bisa membawamu ke nereka ataupun ke syurga.  semua perbuatanmu berawal darinya,  dan ia adalah wadahnya niat.  jadikanlah ia tempat bersarangnya niat kebaikan bukan sebaliknya.  jangan biarkan ia dipenuhi dengan variasi penyakit hati,  mulai dari dengki, iri, riya', dan lainnya. tumbuhkan akar kebaikan, ketulusan, keihklashan dan ketakwaan. hingga ia mempunyai batang  kokoh  dan  ranting yang penuh cabang keimanan.  hati bagaikan pisau karena itu ia harus dijaga,  jika diasah maka ia akan tajam dan jika tidak diasah ia akan tumpul dan berkarat.  demikian halnya dengan hati, jika ia keras maka lembutkan dengan mendengarkan al-quran,  jika ia terlalu cinta dunia maka obati dengan menceritakan akhirat dan kematian.  tawan hatimu dengan...

ABC Ramadhan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat UMN Al-Washliyah kembali menggelar aksi sosial di bulan suci Ramadhan. Bertempat di Masjid Silaturahmi tepatnya di garu III (Tiga). PK. KAMMI UMN Al-Washliyah berbagi bingkisan dan uang tunai  untuk 20 anak yatim piatu yang didampingi nek Khadijah. Dan diramaikan juga dengan hadirnya beberapa ikhwan dari KAMMI ITM. Acara berlangsung dengan sangat khitmat. Dimulai Pukul 09.00 WIB s.d Pukul 11.30 WIB. Dengan rangkaian acara kata sambutan dari BKM mesjid Silaturahmi dan dilanjuti kata sambutan dari Ketua Umum PK KAMMI UMN “ M. Rifki Panjaitan”,   kemudian tausiyah dari Ustad Harun Al-Rasyid Lc. Yang sangat menyentuh hati bagi siapapun yang mendengarnya. Isi tausyiah menyangkut tentang tadabbur surrah Al-Ma’un dan beberapa hadist Rasulullah yang membahas tentang kenikmatan yang didapatkan bagi orang-orang yang menyantuni anak yatim. Di akhir tausyiah beliau menyampaika...

aku merindukan jiwa mu

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih :Lagi Maha Penyayang. wahai jiwaku jangan pernah merasa bosan terhadap jalan dakwah ini, engkau harus terus berjalan meski panasnya bara apikan engkau jalani tanpa alas kaki, wahai jiwaku, engkau harus terus bertahan meski beratnya  gunungkan kau pikul sendiri. jangan pernah tanyakan kapan ini berakhir, teruslah berjalan dan bertahan sampai Allah menarik nafas ini dari jiwaku. tak ada yang perlu kau cemaskan selagi jiwa ini masih terus menancapkan bendera dakwah di hati, bercemaslah ketika hati mulai pudar dari dakwah bahkan menginginkan jiwa ini jauh darinya. wahai jiwaku yang kini bagai daun kuning nan layu, sangat mudah jatuh meski dengan hembusan angin yang ringan. dimana jiwaku yang dulu?? yang terus bertahan meski tiupan angin semakin kencang, tak satupun daun yang gugur karenanya,bahkan yanng dahulu sering menghasilkan buah yang penuh manfaat bagi orang lain. untukmu jiwa yang kurindukan semangat jihad dari mu.